


Masyarakat Adat India: Memahami Adivasis
Adivasi (berarti "penduduk asli" atau "masyarakat adat") adalah istilah yang digunakan di India untuk merujuk pada masyarakat adat di negara tersebut. Ini adalah komunitas yang telah tinggal di wilayah tersebut selama ribuan tahun dan memiliki budaya, bahasa, dan tradisi mereka sendiri yang berbeda.
Istilah Adivasi berasal dari kata Hindi "adi" yang berarti "pertama" dan "vasi" yang berarti " penduduk." Kata ini diciptakan pada abad ke-19 oleh administrator kolonial Inggris untuk merujuk pada masyarakat adat India yang bukan merupakan bagian dari populasi dominan Hindu atau Muslim.
Adivasis ditemukan di seluruh India, namun mereka terutama terkonsentrasi di negara-negara bagian timur dan tengah, seperti seperti Jharkhand, Chhattisgarh, Odisha, dan Madhya Pradesh. Ada lebih dari 400 komunitas Adivasi di India, masing-masing dengan budaya dan tradisi unik mereka sendiri.
Beberapa kelompok Adivasi yang terkenal di India meliputi:
1. Santhals: Mereka adalah salah satu kelompok Adivasi terbesar di India dan terutama ditemukan di Jharkhand dan Benggala Barat.
2. Mundas: Mereka ditemukan di Jharkhand, Odisha, dan Chhattisgarh.
3. Ho: Mereka ditemukan di Jharkhand dan Bihar.
4. Baiga: Mereka ditemukan di Madhya Pradesh dan Chhattisgarh.
5. Gond: Mereka ditemukan di Madhya Pradesh, Chhattisgarh, dan Maharashtra.
Adivasi secara historis menghadapi diskriminasi dan marginalisasi di India, dan banyak di antara mereka yang terus berjuang dengan isu-isu seperti kemiskinan, buta huruf, dan kurangnya akses terhadap layanan dasar seperti layanan kesehatan dan pendidikan. Namun, terdapat juga banyak komunitas Adivasi yang berhasil melestarikan cara hidup dan budaya tradisional mereka, dan berupaya mencapai pengakuan dan hak yang lebih besar bagi komunitas mereka.



