


Memahami Dihydroxyacetone (DHA) dalam Produk Self-Tanning
Dihydroxyacetone (DHA) adalah senyawa kimia yang biasa digunakan dalam produk self-tanning dan sunless tanning spray. Ini adalah cairan tidak berwarna dengan bau buah yang manis. DHA bereaksi dengan asam amino di kulit Anda untuk menghasilkan pigmen yang lebih gelap, membuat kulit Anda tampak kecokelatan tanpa terkena sinar UV.
DHA bekerja dengan mengikat asam amino di kulit Anda, menyebabkan asam amino tersebut menghasilkan pigmen yang lebih gelap. Proses ini dikenal sebagai reaksi Maillard. Warna yang dihasilkan adalah coklat keemasan yang terlihat seperti tan alami. DHA tidak mengandung filter UV apa pun, sehingga tidak melindungi kulit Anda dari sinar matahari yang berbahaya.
Dihydroxyacetone umumnya dianggap aman untuk digunakan pada kulit, namun dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti:
* Iritasi kulit atau reaksi alergi
* Noda oranye atau kuning pada pakaian dan tempat tidur
* Bau yang menyengat dan tidak menyenangkan
* Residu atau goresan pada kulit
Penting untuk mengikuti instruksi dari pabriknya saat menggunakan produk berbasis DHA, dan untuk menghindari produk mengenai pakaian atau tempat tidur Anda. Jika Anda mengalami efek samping atau kekhawatiran terkait penggunaan DHA, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit atau ahli kesehatan lainnya.



