


Memahami Doughface: Membongkar Makna Kompleks di Balik Istilah Slang
Doughface adalah istilah slang yang berasal dari komunitas Afrika-Amerika dan mengacu pada seseorang yang dianggap terlalu "kulit putih" atau berasimilasi dengan budaya kulit putih, seringkali dengan mengorbankan warisan budaya dan identitas mereka sendiri. Istilah ini berasal dari gagasan bahwa wajah seseorang menjadi “pucat” atau lunak, seperti adonan roti, akibat kehilangan akar budaya dan identitasnya.
Istilah wajah adonan telah digunakan dalam berbagai konteks, termasuk musik, sastra, dan media sosial, untuk menggambarkan individu yang dianggap telah meninggalkan warisan budayanya dan menganut budaya arus utama kulit putih. Kata ini sering digunakan secara kritis, untuk menyiratkan bahwa orang tersebut telah kehilangan kontak dengan akarnya dan mencoba menyesuaikan diri dengan budaya dominan yang sebenarnya bukan miliknya.
Namun, beberapa orang juga menggunakan istilah wajah adonan dengan cara yang lebih main-main atau mementingkan diri sendiri. cara yang mencela untuk menggambarkan diri mereka sendiri atau orang lain yang dianggap bingung secara budaya atau berjuang untuk mempertahankan identitas mereka di masyarakat yang didominasi kulit putih. Dalam konteks ini, istilah tersebut dapat dilihat sebagai bentuk ironi atau sindiran, yang menyoroti kompleksitas dan tantangan dalam menavigasi berbagai identitas budaya.
Secara keseluruhan, makna wajah adonan bersifat kompleks dan beragam, mencerminkan nuansa dan ketegangan identitas, budaya, dan dinamika kekuasaan dalam masyarakat kontemporer.



