mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Memahami Hasidisme: Gerakan Keagamaan Yahudi yang Berfokus pada Kegembiraan dan Spiritualitas

Hasid (jamak: Hasidim) adalah gerakan keagamaan Yahudi yang muncul di Eropa Timur pada abad ke-18. Nama "Hasid" berasal dari kata Ibrani untuk "saleh" atau "saleh". Gerakan ini didirikan oleh Rabbi Israel Baal Shem Tov, yang menekankan pentingnya kegembiraan, kesederhanaan, dan pengalaman spiritual pribadi dalam hubungan seseorang dengan Tuhan.

Gerakan Hasid merupakan reaksi terhadap pendekatan Yudaisme yang lebih formal dan legalistik yang lazim pada masa itu. waktu. Para pemimpin Hasid, yang dikenal sebagai rebbes, menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan Tuhan dan pentingnya menjalani kehidupan yang penuh kegembiraan, cinta, dan kasih sayang. Mereka juga menolak banyak kebiasaan dan praktik tradisional Yahudi yang mereka anggap didasarkan pada bentuk eksternal dan bukan pada spiritualitas sejati.

Hasidisme menyebar dengan cepat ke seluruh Eropa Timur pada abad ke-19, dan saat ini terdapat komunitas Hasid di seluruh dunia. Yahudi Hasid dikenal karena pakaian dan adat istiadat mereka yang khas, seperti memakai topi hitam dan payot panjang (sidecurls), dan karena penekanan mereka yang kuat pada keluarga dan komunitas.

Ajaran Hasidisme mempunyai pengaruh yang besar terhadap pemikiran dan praktik Yahudi, dan banyak lagi ide-idenya telah dimasukkan ke dalam Yudaisme arus utama. Fokus gerakan ini pada kegembiraan, kesederhanaan, dan pengalaman spiritual pribadi telah mengilhami banyak orang Yahudi untuk memperdalam hubungan mereka dengan Tuhan dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan memuaskan.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy