


Memahami Penyusutan: Panduan untuk Pemilik Bisnis
Penyusutan adalah penurunan nilai suatu aset seiring berjalannya waktu karena keausan, keusangan, atau faktor lainnya. Aset yang dapat disusutkan mencakup aset berwujud seperti bangunan, peralatan, dan kendaraan, serta aset tidak berwujud seperti paten, hak cipta, dan merek dagang.
2. Apa perbedaan antara penyusutan dan amortisasi?
Depresiasi dan amortisasi merupakan metode pengalokasian biaya suatu aset jangka panjang selama masa manfaatnya, namun penerapannya berbeda. Penyusutan digunakan untuk aset berwujud seperti bangunan, peralatan, dan kendaraan, sedangkan amortisasi digunakan untuk aset tidak berwujud seperti paten, hak cipta, dan merek dagang.
3. Bagaimana cara menghitung penyusutan?
Penghitungan penyusutan bervariasi tergantung pada metode yang dipilih, namun umumnya melibatkan pengurangan nilai sisa aset dari biaya perolehannya dan kemudian membagi hasilnya dengan jumlah tahun masa manfaat aset tersebut.
4. Apa sajakah metode penyusutan yang berbeda?
Ada beberapa metode penyusutan, antara lain metode garis lurus, metode saldo menurun, dan metode unit produksi. Pilihan metode tergantung pada sifat aset dan preferensi bisnis.
5. Bagaimana depresiasi mempengaruhi laporan keuangan?
Depresiasi mengurangi nilai tercatat suatu aset di neraca, yang pada gilirannya mempengaruhi perhitungan metrik profitabilitas seperti laba per saham dan laba atas investasi. Penyusutan juga menambah beban yang tercatat pada laporan laba rugi, sehingga dapat mengurangi laba bersih dan laba kena pajak.
6. Apa peran penyusutan dalam perpajakan?
Depresiasi adalah biaya yang dapat dikurangkan dari pajak, yang berarti bahwa bisnis dapat mengklaim pengurangan biaya aset yang dapat disusutkan pada laporan pajaknya. Hal ini dapat mengurangi jumlah laba kena pajak dan menurunkan kewajiban pajak usaha.
7. Bagaimana penyusutan mempengaruhi arus kas?
Depresiasi tidak mempengaruhi arus kas secara langsung, karena penyusutan merupakan beban akuntansi dan bukan pengeluaran kas. Namun, penurunan nilai aset akibat penyusutan dapat berdampak pada arus kas suatu bisnis jika aset tersebut dijual atau diganti selama masa manfaatnya.



