mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Memahami Subsellium: Panduan Komprehensif Pembentukan dan Signifikansinya

Subsellium adalah istilah yang digunakan dalam geologi untuk menggambarkan jenis batuan sedimen yang terdiri dari mineral lempung dan bahan berbutir halus lainnya. Biasanya ditemukan di daerah yang banyak terjadi pelapukan atau erosi, seperti di daerah pegunungan atau di sepanjang garis pantai.

Subsellium dicirikan oleh tingginya kandungan mineral lempung, yang terbentuk ketika batuan dipecah menjadi partikel-partikel yang lebih kecil melalui aksi angin, air, atau es. Partikel-partikel ini kemudian diangkut dan diendapkan di lokasi baru, di mana mereka dikompresi dan disemen bersama untuk membentuk satuan batuan kohesif.

Subsellium dapat dibagi lagi menjadi dua subkategori:

1. Subsellium yang kaya akan tanah liat: Jenis subsellium ini terutama terdiri dari mineral tanah liat, dengan kurang dari 50% partikel berukuran lanau dan pasir. Hal ini biasanya ditemukan di daerah dimana terjadi pelapukan atau erosi yang luas, seperti di daerah pegunungan atau di sepanjang garis pantai.
2. Subsellium kaya lumpur: Jenis subsellium ini terutama terdiri dari partikel berukuran lumpur (50% hingga 90%), dengan kurang dari 50% mineral lempung. Hal ini biasanya ditemukan di daerah dimana terdapat sedimentasi yang signifikan, seperti di delta sungai atau dasar danau.

Subsellium adalah satuan batuan penting dalam catatan geologi, karena dapat memberikan informasi berharga tentang sejarah bumi, termasuk informasi tentang iklim masa lalu, peristiwa tektonik, dan evolusi kehidupan di Bumi.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy