


Memahami Teguran: Panduan Kritik Konstruktif
Teguran merupakan bentuk kritik atau teguran yang bersifat halus atau ringan. Ini adalah tindakan mengoreksi perilaku atau tindakan seseorang dengan cara yang konstruktif dan penuh hormat, dengan maksud untuk meningkatkan kinerja atau perilakunya. Teguran dapat diberikan dalam berbagai bentuk seperti teguran lisan, teguran tertulis, atau sesi konseling. Tujuan dari teguran adalah untuk membantu individu memahami kesalahannya, mengambil tanggung jawab atas tindakannya, dan membuat perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan perilaku atau kinerjanya.
Teguran berbeda dengan kritik karena tidak dimaksudkan untuk meremehkan atau mempermalukan individu, melainkan sebaliknya. untuk membantu mereka belajar dan tumbuh dari kesalahan mereka. Teguran juga berbeda dengan hukuman, karena tidak dimaksudkan untuk mencelakakan atau memberikan hukuman, melainkan untuk membimbing dan memperbaiki perilaku individu.
Contoh teguran antara lain:
* Seorang guru dengan lembut mengoreksi kesalahan siswa di kelas.
* Seorang manajer memberi peringatan lisan kepada karyawan atas kinerja yang buruk.
* Orang tua dengan lembut memarahi anaknya karena berperilaku buruk.
Sinonim dari teguran mencakup koreksi, teguran, teguran, dan kritik yang lembut.



