mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Pengertian Anencephalus: Penyebab, Gejala, dan Prognosis

Anencephalus adalah kelainan bawaan langka yang ditandai dengan tidak adanya sebagian besar otak, tengkorak, dan struktur lainnya. Ini adalah bentuk cacat tabung saraf parah yang terjadi selama perkembangan janin.

Istilah "anencephalus" berasal dari kata Yunani "an-" yang berarti "tanpa" dan "encephalo-" yang berarti "otak". Penyakit ini pertama kali dijelaskan dalam literatur medis pada awal abad ke-20, dan sejak itu, hanya beberapa kasus yang dilaporkan.

Anencephalus disebabkan oleh kegagalan tabung saraf untuk menutup dengan benar selama perkembangan janin. Tabung saraf adalah struktur yang terbentuk pada awal kehamilan dan akhirnya berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Jika tabung saraf tidak menutup dengan benar, hal ini dapat menyebabkan berbagai cacat, termasuk anencephalus.

Gejala-gejala anencephalus meliputi:

* Tidak adanya sebagian besar otak
* Kelainan pada tengkorak dan tulang wajah
* Kelainan pada anggota badan dan bagian tubuh lainnya
* Cacat intelektual dan keterlambatan perkembangan
* Gangguan penglihatan dan pendengaran
* Tonus otot dan refleks yang buruk

Anencephalus biasanya didiagnosis selama kehamilan melalui pemeriksaan USG. Setelah lahir, penyakit ini dapat didiagnosis melalui tes pencitraan seperti CT scan atau MRI. Tidak ada obat untuk anencephalus, dan pengobatan difokuskan pada penanganan gejala dan memberikan perawatan suportif kepada anak. Prognosis anak-anak penderita anencephalus umumnya buruk, dan sebagian besar tidak dapat bertahan hidup lebih dari beberapa hari atau minggu setelah lahir.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy