mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Pengertian Aortitis: Penyebab, Gejala, dan Pilihan Pengobatan

Aortitis adalah peradangan pada aorta, yaitu arteri utama yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi, gangguan autoimun, dan kondisi medis tertentu.
Gejala aortitis mungkin termasuk demam, menggigil, kelelahan, dan nyeri di perut atau punggung. Dalam kasus yang parah, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi seperti aneurisma atau diseksi aorta, yang dapat mengancam jiwa.
Pengobatan untuk aortitis bergantung pada penyebab yang mendasarinya dan mungkin termasuk antibiotik, obat antiinflamasi, dan pembedahan untuk memperbaiki kerusakan pada aorta. . Diagnosis dan pengobatan dini penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan hasil akhir.
Aortitis adalah suatu kondisi langka yang mempengaruhi aorta, arteri utama yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi, kelainan autoimun, dan kondisi medis tertentu.
Ada beberapa jenis aortitis, masing-masing dengan gejala dan pilihan pengobatan yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis aortitis yang paling umum:
1. Arteritis Takayasu: Ini adalah jenis aortitis yang mempengaruhi aorta dan cabang-cabangnya, menyebabkan peradangan dan kerusakan pada pembuluh darah. Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria dan biasanya menyerang orang berusia antara 20 dan 40 tahun. Gejalanya mungkin berupa demam, kelelahan, nyeri sendi, dan masalah penglihatan.
2. Arteritis sel raksasa: Ini adalah jenis aortitis yang menyerang arteri berukuran sedang, termasuk aorta dan cabang-cabangnya. Penyakit ini lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 50 tahun dan sering dikaitkan dengan polymyalgia rheumatica, suatu kondisi yang menyebabkan nyeri dan kekakuan otot. Gejala mungkin termasuk demam, sakit kepala, nyeri sendi, dan masalah penglihatan.
3. Granulomatosis eosinofilik dengan poliangiitis (EGPA): Ini adalah jenis aortitis langka yang menyerang pembuluh darah dan dapat menyebabkan peradangan di berbagai bagian tubuh. Hal ini sering dikaitkan dengan alergi dan asma. Gejalanya mungkin berupa demam, kelelahan, nyeri sendi, dan kesulitan bernapas.
4. Aortitis menular: Jenis aortitis ini disebabkan oleh infeksi, seperti endokarditis atau abses di mediastinum atau perut. Hal ini dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada aorta dan cabang-cabangnya. Gejalanya mungkin berupa demam, menggigil, kelelahan, dan nyeri pada perut atau punggung.
5. Aortitis aterosklerotik: Aortitis jenis ini disebabkan oleh penumpukan plak di aorta, yang dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada pembuluh darah. Penyakit ini lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 60 tahun dan sering dikaitkan dengan faktor risiko kardiovaskular lainnya, seperti tekanan darah tinggi dan merokok. Gejalanya mungkin termasuk nyeri dada, sesak napas, dan nyeri kaki.
Pengobatan untuk aortitis bergantung pada penyebab yang mendasarinya dan mungkin termasuk antibiotik, obat antiinflamasi, dan pembedahan untuk memperbaiki kerusakan pada aorta. Diagnosis dan pengobatan dini penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan hasil.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy