


Pengertian Defeatisme: Pengertian, Contoh, dan Dampaknya
Defeatism adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keyakinan atau sikap bahwa suatu sebab atau tujuan tertentu tidak mungkin tercapai, dan bahwa upaya untuk mencapainya sia-sia atau kontraproduktif. Kata ini juga bisa merujuk pada tindakan menyerah atau menyerah saat menghadapi kesulitan.
Dalam politik, sikap mengalah sering kali diasosiasikan dengan pandangan pesimistis mengenai prospek keberhasilan suatu gerakan atau kampanye politik tertentu. Misalnya, seseorang yang percaya bahwa partai politik atau ideologi tertentu pasti akan gagal dapat dituduh mengalah jika mereka mengungkapkan pandangan negatif tentang peluang partai tersebut untuk memenangkan pemilu atau mencapai tujuannya.
Kekalahan juga dapat dilihat di bidang kehidupan lainnya. , seperti olahraga atau bisnis. Dalam konteks ini, sikap mengalah bisa merujuk pada keyakinan bahwa sebuah tim atau individu tidak mungkin memenangkan kompetisi atau mencapai tujuan tertentu, dan oleh karena itu mereka harus menyerah atau menerima kekalahan.
Penting untuk dicatat bahwa sikap mengalah tidak selalu merupakan sifat negatif . Dalam beberapa kasus, hal ini dapat berupa penilaian situasi yang realistis, dan dapat membantu individu dan kelompok untuk menghindari pemborosan waktu dan sumber daya untuk mencapai tujuan yang tidak realistis. Akan tetapi, sikap mengalah yang berlebihan bisa berbahaya, karena dapat menyebabkan kurangnya motivasi dan usaha, serta dapat melemahkan semangat orang-orang yang berupaya mencapai tujuan tertentu.



