mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Pengertian Dhimmi dalam Hukum Islam: Sejarah dan Kritik

Zimmis (Arab: زميم, diromanisasi: Zimmi) adalah istilah yang digunakan dalam hukum Islam untuk merujuk pada warga non-Muslim di negara Muslim yang tidak dianggap setara dengan Muslim di mata hukum. Istilah ini berasal dari kata Arab “zimma,” yang berarti “perlindungan” atau “perjanjian.”

Dalam tradisi Islam, zimmi dianggap dhimmi, atau “orang yang dilindungi,” dan diharuskan membayar pajak khusus yang disebut jizya sebagai imbalan atas perlindungan yang diberikan kepada mereka oleh negara Muslim. Dhimmi juga tunduk pada batasan hukum dan sosial tertentu, seperti tidak boleh memanggul senjata atau bersaksi melawan umat Islam di pengadilan.

Konsep zimmi telah digunakan sepanjang sejarah untuk membenarkan subordinasi dan marginalisasi komunitas non-Muslim yang hidup di bawah kekuasaan Islam. . Di zaman modern, istilah tersebut dikritik karena melanggengkan diskriminasi dan ketidaksetaraan terhadap agama minoritas di negara-negara mayoritas Muslim.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy