


Pengertian Dzikir: Mengingat Tuhan dalam Islam
Dzikir (bahasa Arab: ذكر, juga dieja sebagai zikir atau dzikir-e-ilahi) adalah istilah Arab yang mengacu pada mengingat Tuhan. Ini adalah konsep mendasar dalam Islam dan dianggap sebagai salah satu praktik paling penting bagi umat Islam.
Dalam Islam, dzikir adalah tindakan mengingat dan mengagungkan Allah (Tuhan) setiap saat, dalam segala situasi, dan dalam semua aspek kehidupan. Ini melibatkan mengingat dan merenungkan sifat-sifat dan sifat-sifat Tuhan, serta ajaran Nabi Muhammad (saw).
Dzikir dapat mengambil banyak bentuk, termasuk:
1. Zikir verbal: Ini melibatkan pembacaan frasa atau ayat tertentu dari Al-Qur'an atau teks agama lainnya, seperti "Alhamdulillah" (Alhamdulillah) atau "Subhanallah" (Maha Suci Allah).
2. Zikir dalam hati: Ini hanya berarti mengingat Tuhan di dalam hati tanpa mengucapkannya secara verbal.
3. Ingatan visual: Ini melibatkan melihat objek atau simbol yang mengingatkan seseorang pada Tuhan, seperti gambar Ka'bah atau ayat Al-Qur'an.
4. Zikir fisik: Ini melibatkan melakukan tindakan fisik yang berfungsi sebagai pengingat kepada Tuhan, seperti membuat tanda salib atau rukuk saat berdoa.
Tujuan dzikir adalah untuk menumbuhkan rasa keimanan dan spiritualitas yang kuat pada umat Islam, dan untuk membantu mereka ingat tujuan akhir hidup mereka - untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah. Hal ini juga diyakini membawa kedamaian, kegembiraan, dan kepuasan spiritual bagi mereka yang mempraktikkannya secara teratur.



