


Pengertian Jahitan: Jenis, Kegunaan, dan Perawatannya
Jahitan adalah serangkaian sayatan kecil dengan jarak berdekatan yang dibuat pada kulit untuk menutup luka atau sayatan. Sayatan biasanya dibuat dengan jarum dan benang, dan benang tersebut digunakan untuk menyatukan tepi kulit dan menutup luka. Jahitan dapat digunakan untuk menutup berbagai jenis luka, termasuk luka sayat, laserasi, dan sayatan bedah.
Ada beberapa jenis jahitan yang dapat digunakan, bergantung pada lokasi dan ukuran luka. Beberapa jenis jahitan yang umum meliputi:
1. Jahitan sederhana: Ini adalah jenis jahitan yang paling umum dan digunakan untuk menutup luka kecil dan lurus.
2. Jahitan lari: Jahitan ini digunakan untuk menutup luka yang lebih panjang dan dibuat dengan benang kontinu yang diikat di setiap ujungnya.
3. Jahitan yang saling bertautan: Jahitan ini digunakan untuk menutup luka yang terlalu besar untuk jahitan sederhana atau jahitan berjalan dan melibatkan pembuatan beberapa lapis jahitan untuk menutup luka.
4. Jangkar jahitan: Digunakan untuk menutup luka yang terlalu besar untuk jenis jahitan lain dan melibatkan penggunaan jangkar logam atau plastik kecil untuk menyatukan kulit.
5. Jahitan yang dapat larut: Jahitan ini terbuat dari bahan yang larut seiring waktu dan tidak perlu dilepas. Mereka sering digunakan untuk luka dalam atau sayatan.
6. Jahitan yang tidak dapat larut: Jahitan ini terbuat dari bahan yang tidak dapat larut dan harus dilepas setelah jangka waktu tertentu. Jahitan sering digunakan untuk luka luar atau sayatan.
Jahitan dapat membantu untuk:
1. Menutup luka dan meningkatkan penyembuhan
2. Mengurangi risiko infeksi
3. Mencegah luka terbuka kembali
4. Memperbaiki penampilan luka
5. Membantu mengurangi jaringan parut
Penting untuk mengikuti instruksi dari penyedia layanan kesehatan Anda ketika merawat jahitan. Hal ini mungkin termasuk menjaga luka tetap bersih dan kering, menghindari aktivitas berat, dan kembali melepas jahitan setelah jangka waktu tertentu.



