


Pengertian Kardiodilator: Jenis, Kegunaan, dan Efek Samping
Kardiodilator adalah jenis obat yang digunakan untuk meningkatkan detak jantung dan meningkatkan curah jantung. Biasanya digunakan dalam pengobatan gagal jantung, dimana jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Kardiodilator bekerja dengan meningkatkan kekuatan kontraksi otot jantung, yang memungkinkan jantung memompa lebih banyak darah pada setiap detaknya. Hal ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke jaringan dan organ tubuh, dan juga dapat membantu mengurangi gejala gagal jantung, seperti kelelahan, sesak napas, dan pembengkakan pada kaki.
Contoh kardiodilator antara lain:
* Digoxin (Lanoxin )
* Diltiazem (Cardizem)
* Amlodipine (Norvasc)
* Verapamil (Calan)
* Flecainide (Tambocor)
Penting untuk diperhatikan bahwa kardiodilator dapat memiliki efek samping, seperti mual, pusing, dan irama jantung yang tidak normal. Obat ini hanya boleh digunakan di bawah bimbingan penyedia layanan kesehatan, yang dapat memantau kondisi pasien dan menyesuaikan dosis sesuai kebutuhan.



