


Pengertian Mata Berair: Penyebab, Gejala, dan Pilihan Pengobatannya
Mata berair adalah suatu kondisi di mana mata menghasilkan air mata berlebih sehingga menyebabkan mata berair atau basah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti alergi, infeksi, iritasi, dan bahkan keadaan emosi seperti tertawa atau menangis.
Ada beberapa penyebab mengapa orang mengalami mata berair, antara lain:
1. Alergi: Alergi musiman, alergi hewan peliharaan, atau alergi makanan dapat menyebabkan mata memproduksi air mata berlebih sebagai respons terhadap alergen.
2. Infeksi: Mata merah muda (konjungtivitis) dan infeksi mata lainnya dapat menyebabkan mata berair karena peradangan dan peningkatan produksi air mata.
3. Iritasi: Asap, debu, serbuk sari, dan iritasi lainnya dapat menyebabkan mata berair sebagai cara untuk mengeluarkan partikel asing.
4. Keadaan emosional: Tertawa atau menangis dapat menyebabkan produksi air mata berlebih dan mata berair.
5. Mata kering: Percaya atau tidak, mata kering juga bisa menyebabkan mata berair. Hal ini karena kurangnya kelembapan pada mata dapat menyebabkan peningkatan produksi air mata sebagai cara untuk mengimbangi kekeringan tersebut.
6. Penggunaan lensa kontak: Memakai lensa kontak terkadang dapat menyebabkan mata berair karena iritasi atau reaksi alergi terhadap lensa.
7. Perubahan hormonal: Perubahan kadar hormon, seperti saat hamil atau menstruasi, dapat menyebabkan mata berair.
8. Obat-obatan: Obat-obatan tertentu, seperti antihistamin dan dekongestan, dapat menyebabkan mata kering dan berair sebagai efek sampingnya.
9. Cedera mata: Trauma pada mata atau jaringan di sekitarnya dapat menyebabkan mata berair akibat peradangan dan peningkatan produksi air mata.
10. Kondisi sistemik: Kondisi sistemik tertentu, seperti diabetes, kelainan tiroid, dan multiple sclerosis, dapat menyebabkan mata berair akibat memengaruhi saluran air mata atau saraf yang mengontrol produksi air mata.
Jika Anda mengalami mata berair terus-menerus atau parah, itu adalah penyebabnya. Penting untuk memeriksakan diri ke dokter mata untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya dan mendapatkan pengobatan yang tepat.



