


Pengertian Mata Berkerudung: Penyebab, Gejala, dan Pilihan Pengobatan
Hoodedness adalah istilah yang digunakan dalam konteks anatomi mata dan ilmu penglihatan untuk menggambarkan suatu kondisi di mana kelopak mata bagian atas terkulai di atas pupil, menutupi sebagian atau seluruhnya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penuaan, genetika, cedera, atau kondisi medis tertentu.
Mata berkerudung ditandai dengan lipatan kulit di kelopak mata atas yang menggantung di atas pupil, sehingga menimbulkan efek "tudung". Hal ini dapat membuat mata tampak lebih kecil dan tertutup dari yang sebenarnya. Dalam beberapa kasus, keadaan berkerudung bisa sangat parah sehingga mengganggu penglihatan, khususnya dalam kondisi minim cahaya.
Kerudungan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
1. Penuaan: Seiring bertambahnya usia, kulit di sekitar mata kita menjadi lebih kendur dan kendur, sehingga menyebabkan tudung.
2. Genetika: Beberapa orang mungkin mewarisi kecenderungan mata berkerudung dari orang tuanya.
3. Cedera: Trauma pada mata atau kelopak mata dapat menyebabkan tudung.
4. Kondisi medis: Kondisi tertentu, seperti kelainan tiroid atau penyakit mata, dapat menyebabkan hooding.
5. Pembedahan: Tudung kepala dapat menjadi komplikasi dari jenis operasi mata tertentu, seperti blepharoplasty (operasi kelopak mata).
Kerudung dapat diobati dengan berbagai metode, antara lain:
1. Operasi kelopak mata: Tindakan ini melibatkan pengangkatan kelebihan kulit dan lemak dari kelopak mata atas untuk mengangkat tudung dan meningkatkan penglihatan.
2. Suntikan toksin botulinum: Ini dapat digunakan untuk melemahkan otot yang menyebabkan tudung.
3. Obat tetes mata atau salep: Obat ini dapat membantu mengurangi peradangan dan memperbaiki penglihatan jika tudung mata disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya.
4. Kacamata atau lensa kontak: Dalam beberapa kasus, memakai kacamata atau lensa kontak dapat membantu memperbaiki penglihatan dengan memperbaiki kelainan refraksi yang mungkin berkontribusi terhadap tudung.



