mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Pengertian Penyakit Hansen: Penyebab, Gejala, dan Pilihan Pengobatannya

Penyakit Hansen, juga dikenal sebagai kusta, adalah infeksi bakteri kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae. Penyakit ini terutama menyerang kulit, saraf, dan selaput lendir, dan dapat menyebabkan berbagai gejala termasuk lesi kulit, mati rasa, dan perubahan warna. Penyakit Hansen pertama kali diidentifikasi oleh dokter Norwegia Gerhard Armauer Hansen pada tahun 1873, dan diperkirakan saat ini terdapat sekitar 200.000 kasus baru penyakit ini setiap tahunnya, terutama di negara-negara berkembang.

Hansenosis adalah istilah yang kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan lesi kulit. yang terjadi pada pasien dengan penyakit Hansen. Lesi ini dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk papula, nodul, dan plak, dan mungkin lebih terang atau lebih gelap dibandingkan kulit di sekitarnya. Dalam beberapa kasus, lesi dapat berubah bentuk atau mengalami ulserasi, dan terasa nyeri atau gatal.

Hansenosis bukanlah suatu kondisi medis spesifik, melainkan sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan manifestasi penyakit Hansen pada kulit. Istilah ini diambil dari nama dokter yang pertama kali mengidentifikasi penyakit ini, Gerhard Armauer Hansen.

Penting untuk dicatat bahwa penyakit Hansen adalah kondisi yang dapat diobati, dan diagnosis serta pengobatan dini dapat membantu mencegah komplikasi dan kecacatan jangka panjang. Namun, stigma dan isolasi sosial masih menjadi tantangan besar bagi banyak pasien penyakit ini, dan diperlukan upaya untuk mengatasi masalah ini serta meningkatkan akses terhadap layanan dan dukungan.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy