mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Pengertian Placer Mining: Kelebihan, Kekurangan, dan Penerapannya

Penambangan placer adalah jenis penambangan yang melibatkan pengambilan mineral dari endapan aluvial, yaitu endapan pasir dan kerikil yang mengandung mineral berharga seperti emas, berlian, dan batu mulia lainnya. Kata "placer" berasal dari kata Spanyol yang berarti "pasir", dan ini mengacu pada fakta bahwa endapan ini sering ditemukan di lingkungan berpasir atau berkerikil.

Penambangan placer biasanya dilakukan dengan menggunakan metode penambangan terbuka atau penambangan permukaan, di mana lapisan atasnya tanah dan batuan dihilangkan untuk memperlihatkan endapan aluvial. Deposit tersebut kemudian diekstraksi menggunakan mesin seperti ekskavator, buldoser, dan kapal keruk. Bahan yang diekstraksi kemudian diproses untuk memisahkan mineral berharga dari batuan sisa dan pasir.

Penambangan placer sering digunakan di daerah yang batuan dasar di bawahnya sulit atau tidak mungkin ditambang secara langsung, seperti di daerah pegunungan atau perbukitan. Penambangan placer juga digunakan di daerah dimana tanah dan batuan di atasnya terlalu tebal untuk diekstraksi secara ekonomis, seperti di daerah datar atau dataran rendah.

Beberapa keuntungan dari penambangan placer antara lain:

1. Biaya lebih rendah: Penambangan placer seringkali lebih murah dibandingkan jenis penambangan lainnya, seperti penambangan bawah tanah, karena tidak memerlukan tingkat infrastruktur dan peralatan yang sama.
2. Akses yang lebih mudah: Deposit placer sering ditemukan di daerah yang mudah diakses, sehingga dapat mengurangi biaya dan kesulitan pengangkutan peralatan dan material ke lokasi penambangan.
3. Fleksibilitas: Penambangan placer dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode, termasuk penambangan terbuka dan penambangan permukaan, yang memungkinkan adanya fleksibilitas dalam hal skala dan cakupan operasi penambangan.
4. Dampak lingkungan yang rendah: Penambangan placer biasanya memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan jenis penambangan lainnya, karena tidak menimbulkan tingkat gangguan yang sama terhadap lanskap sekitarnya.

Beberapa kelemahan penambangan placer antara lain:

1. Kedalaman terbatas: Endapan placer biasanya dangkal, yang dapat membatasi kedalaman operasi penambangan dan jumlah material yang dapat diekstraksi.
2. Ruang lingkup yang terbatas: Penambangan placer seringkali terbatas pada wilayah dimana terdapat endapan aluvial, sehingga dapat membatasi ruang lingkup operasi penambangan.
3. Risiko kerusakan lingkungan yang lebih tinggi: Meskipun penambangan placer memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan jenis penambangan lainnya, penambangan placer masih dapat menyebabkan kerusakan lingkungan jika tidak dilakukan dengan benar, seperti kerusakan kualitas air dan gangguan habitat.
4. Risiko kecelakaan lebih tinggi: Penambangan placer bisa berbahaya, terutama di daerah dengan medan terjal atau kondisi tanah tidak stabil, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan cedera.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy