mobile theme mode icon
theme mode light icon theme mode dark icon
Random Question Acak
speech play
speech pause
speech stop

Pengertian Puisi Lirik: Panduan Bentuk dan Ciri-cirinya

Puisi liris merupakan jenis puisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pribadi penyair. Ini sering ditulis sebagai orang pertama dan ditandai dengan penggunaan bahasa yang musikal, imajinatif, dan emosional. Puisi lirik bisa bermacam-macam bentuknya, termasuk soneta, balada, dan sajak bebas.

Kata "lirik" berasal dari kata Yunani "lyrikos", yang berarti "berkaitan dengan kecapi". Di Yunani kuno, lirik adalah lagu yang diiringi kecapi, alat musik petik. Seiring waktu, istilah "lirik" mulai digunakan untuk menggambarkan segala jenis puisi yang ekspresif dan emosional, bukan hanya puisi yang ditulis untuk dinyanyikan.

Beberapa ciri umum puisi lirik meliputi:

* Penggunaan kata ganti orang seperti "Aku" dan "milikku" untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan penyair itu sendiri.
* Fokus pada pengalaman emosional dan indrawi penyair.
* Penggunaan perumpamaan dan metafora untuk menciptakan gambaran yang jelas dalam pikiran pembaca.
* A kualitas musik, sering dicapai melalui penggunaan sajak, meteran, atau perangkat suara lainnya.

Contoh puisi lirik meliputi:

* Soneta oleh William Shakespeare
* Balada oleh Robert Burns
* Puisi sajak bebas oleh Walt Whitman
* Puisi oleh Emily Dickinson

Puisi lirik sering kali dianggap sebagai salah satu bentuk puisi yang paling ekspresif dan kuat, karena memungkinkan penyair untuk mengeksplorasi emosi dan pengalamannya sendiri dengan cara yang sangat pribadi.

Knowway.org menggunakan cookie untuk memberi Anda layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan Knowway.org, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi mendetail, Anda dapat meninjau teks Kebijakan Cookie kami. close-policy