


Pengertian Sikap Tidak Asertif: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Tidak asertif mengacu pada seseorang yang tidak mengungkapkan kebutuhan, keinginan, atau pendapatnya dengan jelas dan percaya diri. Mereka mungkin kesulitan mengatakan "tidak" kepada orang lain, dan mungkin terlalu akomodatif atau pasif dalam gaya komunikasinya. Hal ini dapat menyebabkan perasaan dendam atau kelelahan jika kebutuhan seseorang tidak terpenuhi.
Beberapa tanda umum dari sikap tidak asertif meliputi:
* Kesulitan mengatakan "tidak" atau menetapkan batasan
* Bahasa yang meminta maaf atau ragu-ragu (misalnya, "Saya tidak mau mengganggumu, tapi...")
* Menghindari konflik atau percakapan yang sulit
* Terlalu akomodatif atau menyerah pada orang lain
* Kesulitan mengungkapkan kebutuhan dan keinginan sendiri dengan jelas dan percaya diri
Penting untuk dicatat bahwa bersikap tidak asertif tidak berarti menjadi lemah atau pasif. Banyak orang yang tidak asertif sebenarnya sangat peduli dan berempati, dan mereka mungkin takut menyakiti orang lain atau menimbulkan konflik. Namun, sikap tidak asertif pada akhirnya dapat menimbulkan perasaan frustrasi dan kelelahan jika kebutuhan seseorang tidak terpenuhi.



