


Pengertian Tufting: Proses Pembuatan Tekstil Serbaguna
Tufting adalah jenis proses pembuatan tekstil yang melibatkan pembuatan kain dengan menenun atau merajut benang melalui bahan pendukung utama, seperti wol, katun, atau serat sintetis. Benang tersebut dilingkarkan melalui bahan pendukung untuk menghasilkan kain yang padat dan tebal dengan tumpukan yang lembut dan mewah.
Istilah "rumbai" berasal dari kata Inggris Kuno "tufte", yang berarti "seikat benang". Proses ini telah digunakan selama berabad-abad untuk membuat berbagai macam tekstil, termasuk karpet, permadani, dan kain pelapis.
Ada beberapa jenis proses rumbai, antara lain:
1. Potong tumpukan rumbai: Dalam proses ini, benang dipotong untuk menghasilkan tumpukan yang pendek dan rata. Jenis rumbai ini biasa digunakan untuk karpet dan permadani.
2. Rumbai tumpukan melingkar: Dalam proses ini, benang dilingkarkan melalui bahan pendukung untuk menghasilkan tumpukan yang lebih panjang dan lebih mewah. Jenis rumbai ini biasanya digunakan untuk kain pelapis dan finishing beludru.
3. Rumbai pukulan jarum: Dalam proses ini, jarum digunakan untuk mendorong benang melalui bahan pendukung, menghasilkan kain yang padat dan tebal dengan tekstur lembut dan halus. Jenis rumbai ini biasa digunakan untuk karpet dan permadani.
4. Rumbai beludru: Dalam proses ini, dua lapisan kain dijalin menjadi satu untuk menghasilkan hasil akhir yang lembut. Jenis rumbai ini umumnya digunakan untuk kain pelapis dan bahan gorden.
Tufting adalah proses serbaguna yang dapat digunakan untuk membuat berbagai macam tekstil dengan ketebalan, tekstur, dan warna berbeda. Bahan ini sering digunakan dalam produksi karpet, permadani, dan kain pelapis berkualitas tinggi, serta dalam pembuatan tekstil khusus untuk aplikasi tertentu.



