


Reblazing: Panduan untuk Membangun Kembali Perangkat Lunak dan Sistem dari Awal
Reblade adalah istilah yang digunakan dalam konteks pengembangan perangkat lunak dan DevOps untuk merujuk pada proses membangun kembali atau membuat ulang aplikasi atau sistem dari awal, menggunakan teknologi, alat, atau pendekatan baru. Tujuan dari reblazing seringkali untuk meningkatkan kinerja, skalabilitas, pemeliharaan, atau keamanan, atau untuk memanfaatkan fitur atau kemampuan baru yang tidak tersedia dalam versi aplikasi atau sistem asli.
Reblade dapat melibatkan serangkaian aktivitas, seperti :
* Bermigrasi ke bahasa atau kerangka pemrograman baru
* Meningkatkan ke versi terbaru dari teknologi atau platform yang sudah ada
* Mengganti sistem atau komponen lama dengan alternatif modern
* Mengintegrasikan teknologi atau layanan baru ke dalam sistem yang sudah ada
* Memfaktorkan ulang atau merestrukturisasi basis kode untuk meningkatkan pemeliharaan atau kinerja
Keputusan untuk merombak suatu aplikasi atau sistem tidak bisa dianggap enteng, karena ini bisa menjadi proses yang rumit dan memakan waktu yang memerlukan sumber daya dan keahlian yang signifikan. Namun, bila dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan, reblazing dapat menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam pemeliharaan, skalabilitas, dan kinerja perangkat lunak atau sistem dalam jangka panjang.



