


Risiko dan Konsekuensi Underbidding pada Proyek Konstruksi
Underbidding mengacu pada praktik mengajukan penawaran yang lebih rendah dari biaya sebenarnya atau margin keuntungan yang diharapkan, dengan tujuan memenangkan kontrak dan kemudian menaikkan harga. Hal ini dapat dilakukan karena berbagai alasan, seperti untuk memperoleh pangsa pasar, untuk membangun kehadiran pasar, atau sekadar memenangkan bisnis.
Penawaran yang lebih rendah (underbidding) dapat berisiko, karena dapat menyebabkan kerugian finansial jika penawar tidak dapat menyelesaikan proyek sesuai dengan yang diharapkan. harga murah yang dijanjikan. Hal ini juga dapat merusak reputasi dan hubungan peserta lelang dengan klien dan pemasok.
Untuk menghindari underbidding, kontraktor harus hati-hati mempertimbangkan biaya dan margin keuntungan ketika mempersiapkan penawaran, dan bersikap transparan mengenai kemungkinan atau asumsi apa pun yang dapat mempengaruhi biaya akhir proyek. Mereka juga harus bersiap untuk meninggalkan suatu penawaran jika mereka merasa bahwa hal tersebut tidak menguntungkan atau berkelanjutan.



