


Seni Wawancara: Memahami Berbagai Jenis dan Tujuan
Wawancara adalah percakapan antara dua orang atau lebih dimana pertanyaan diajukan oleh satu pihak dan jawaban diberikan oleh pihak lain. Tujuan wawancara dapat berbeda-beda tergantung konteksnya, namun beberapa alasan umum dilakukannya wawancara antara lain:
1. Mempekerjakan karyawan: Wawancara sering digunakan oleh pemberi kerja untuk menilai kualifikasi, keterampilan, dan kesesuaian pelamar kerja.
2. Penelitian: Wawancara dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi dan wawasan dari para ahli atau individu yang memiliki pengalaman atau pengetahuan tertentu.
3. Jurnalisme: Wawancara adalah alat utama bagi jurnalis untuk mengumpulkan informasi dan kutipan berita.
4. Konseling: Wawancara dapat digunakan dalam rangkaian konseling untuk memahami kebutuhan dan kekhawatiran klien serta memberikan bimbingan dan dukungan.
5. Evaluasi: Wawancara dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program, kebijakan, atau produk.
6. Riset pasar: Wawancara dapat digunakan untuk mengumpulkan umpan balik dari pelanggan atau calon pelanggan tentang produk atau layanan.
7. Proses hukum: Wawancara dapat digunakan sebagai bukti dalam proses hukum, seperti pernyataan atau kesaksian di pengadilan.
8. Penelitian ilmu sosial: Wawancara adalah metode umum yang digunakan dalam penelitian ilmu sosial untuk mengumpulkan data dan memahami fenomena sosial.
Ada beberapa jenis wawancara, antara lain:
1. Wawancara terstruktur: Wawancara ini dilakukan dengan menggunakan serangkaian pertanyaan standar, seringkali dengan sistem penilaian yang telah ditentukan sebelumnya.
2. Wawancara tidak terstruktur: Wawancara ini bersifat lebih terbuka dan memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dalam pertanyaan yang diajukan.
3. Wawancara perilaku: Fokus ini pada penilaian pengalaman dan perilaku masa lalu sebagai indikator kinerja masa depan.
4. Wawancara panel: Ini melibatkan beberapa pewawancara yang mengajukan pertanyaan kepada kandidat.
5. Wawancara melalui telepon: Ini dilakukan melalui telepon, bukan secara langsung.
6. Wawancara video: Ini dilakukan melalui perangkat lunak konferensi video, seperti Zoom atau Skype.
7. Wawancara cermin satu arah: Ini melibatkan cermin satu arah atau dinding kaca yang memungkinkan pengamat menyaksikan wawancara tanpa terlihat.
8. Wawancara kelompok: Ini melibatkan beberapa kandidat yang diwawancarai pada waktu yang sama.



